bodoh

Bodoh

Bodoh…bodoh…bodoh…
Ketika suaramu diperdagangkan
Ketika janji-janji mulai meracuni otakmu
Hidupmu hanya seharga lima puluh ribu…!
Hah…Terlalu murah…
Bertahun-tahun sudah kou rasakan
Hidup dengan kepedihan
Hidup dengan sandiwara
Bahkan hingga mengaungpun kou tidak didengarkan

Dulu…
Tidakkah kou lihat wanita tua itu
Ter injak-injak mengais rupiah
Tidakkah kou lihat ibu hamil itu…
Merintih-rintih terjepit hingga…menjadi karpet kerumunan nafsu

Andai aku menjadi dewa
Akan ku kunyah baliho itu
Agar ia tidak lagi menyebarkan kebohongan di rumah kita

Bodoh…bodoh…bodoh…
Ketika kou mas ih mendengar
Bibir manis itu berdongeng
Bodoh…bodoh…bodoh…

2 Komentar

  1. V_len7 berkata,

    Juni 18, 2009 pada 2:16 pm

    bodoh……………..
    bener2 deh. cuma ngimbar janji doank. kritikkan panas abis tu buat yang diatas, sepanas pisang goreng yang udah gak levelan mereka age…….

    • iwan aramiko berkata,

      Juni 20, 2009 pada 3:38 am

      thank u


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.